HERU SUBROTO, S.Pd. : Jika Harus Terpakasa Mondar Mandir-Sang Pujangga tetap tapaki Takdir, tuhan benar dengan janji-Nya

Senin, 02 Maret 2015

YANG RAPUH YANG SELINGKUH

sejuta rasa, kata orang ternyata rasa hampa dalam titian bambu rapuh
kumpulan rasa nikmatnya ternyata sisa jilatan anjing geladak
tapi orang orang berasa nikmat juga
ibarat kumpulan kotoran lain, di trotoar yang kumuh
terinjak di atasnya oleh kumpulan kaki kaki gagak yang tak hendak tapakkan kakinya
sok suci!

kisruh
rusuh
selingkuh
kukuh
berkokok
berkotek
.....tapi orang berasa nikmat juga

seperti ada sasaran di sana
mengendap-endap
terengah-engah
poso
senep
yang ngangkang
yang telentang
yang binatang
mencari bintang, di atas titian bambu itu,....rapuh!

menembak
kiri
sasaran
kanan
kanak kiri
tak ada peduli
senyum di sini
tertatih, ringkih
setorkan diri, menumpahkan birahi....hanya lari kiri, tembakan tak berbelok kanan
dan sialan...hidupnya
hanya itu!



Tidak ada komentar:

Entri Populer